Selasa, 09 April 2013

makalah keperawatan anak 1 anemia



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Anemia merupakan masalah medik yang paling sering dijumpai di klinik di seluruh dunia, di samping sebagai masalah kesehatan utama masyarakat, terutama di negara berkembang. Kelainan ini merupakan penyebab debilitas kronik (chronic debility) yang mempunyai dampak besar terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi, serta kesehatan fisik. Oleh karena frekuensinya yang demikian sering , anemia, terutama anemia ringan seringkali tidak mendapat perhatian dan dilewati oleh para dokter di praktek klinik.  Sementara itu, prevalensi anemia pada anak prasekolah di Indonesia, menurut Word Health Organisation (WHO) pada tahun 1993-2005 di dapati sekitar 44,4 %.
Menurut data dari WHO yang dikeluarkan sekitar tahun 1993-2005, prevalensi anemia pada anak usia pra sekolah ( 0-5 tahun ) adalah sebesar 47.4% sedangkan di Asia Tenggara mencapai 65.5% yaitu sekitar 115.3 juta anak menderita anemia. Hal ini merupakan angka yang cukup besar, karena jika mengacu pada data WHO, maka lebih dari setengah anak usia pra sekolah di Asia Tenggara termasuk Indonesia, terkena anemia. Maka lumayan tinggi pula kejadian dan angka anemia bayi dan anak di Indonesia ini.
Sementara itu, kebanyakan anemia pada anak adalah anemia karena kekurangan zat besi atau iron deficiency anemia. Penyebab umumnya adalah pola defisiensi salah satu zat gizi.. Anemia lainnya adalah anemia karena perdarahan, anemia karena  mengalami gangguan pada sumsum tulang dimana sumsum tulang tidak memproduksi sel-sel darah dengan baik dan penyebabnya bermacam-macam, seperti menderita suatu penyakit keganasan atau  kanker, leukemia.    
Menurut WHO (World Health Organization) anemia pada anak bisa berdampak kepada terganggunya pertumbuhan serta perkembangan anak tersebut. Hal ini karena aktirifas yang dibutuhkan dalam tahap perkembangan serta pertumbuhannya tidak terpenuhi dengan baik karena energi tubuhnya yang berkurang dan berbeda dengan anak seusianya yang tidak mendapat anemia. Anemia pada anak bisa menyebabkan daya tangkap sang anak yang berkurang sehingga mengakibatkan menurunnya tingkat intelegensia anak dan kurang bergairah dalam melakukan aktivitas seperti anak pada umumnya. Dan tentunya pula akan berpengaruh kepada tingkat kesehatan pada anak-anak.

1.2  Tujuan
   1.2.1 Tujuan umum
             Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami tentang asuhan keperawatan pada anak dengan anemia.

             1.2.2 Tujuan khusus
                                     1.2.2.1 Dapat mengetahui dan memahami Pengertian dari Anemia
                                     1.2.2.2 Dapat mengetahui dan memahami Etiologi dari anemia
                                     1.2.2.3 Dapat mengetahui dan memahami Klasifikasi
                                     1.2.2.4 Dapat mengetahui dan memahami Patofisiologi
                                     1.2.2.5 Dapat mengetahui dan memahami Manifestasi
                                     1.2.2.6 Dapat mengetahui Pemeriksaan penunjang
                                     1.2.2.7 Dapat mengetahui Komplikasi
                                     1.2.2.8 Dapat mengetahui Penatalaksanaan
                              1.2.2.9 Dapat mengetahui dan mampu membuat Asuhan Keperawatan pada Anak  dengan Anemia















BAB II
TINJAUAN TEORITIS

2.1 Pengertian

 Anemia adalah berkurangnya jumlah eritrosit serta jumlah hemoglobin dalam 1 mm3 darah atau berkurangnya volume sel yang didapatkan (packed red cells volume) dalam 100 ml darah (Ngastia, 2005:359). Eritrosit normal pada anak 3.6-4.8 juta sel/mm3 dan nilai hemoglobin  normal pada anak adalah 11-16 gram/dL.
Anemia adalah kondisi dimana jumlah sel darah merah dan/atau konsentrasi hemoglobin turun di bawah normal (Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik, 2003:536)
Anemia adalah penurunan  volume eritrosit kadar HB sampai di bawah rentang nilai-nilai yang berlaku untuk orang sehat (Nelson, 2000: 1680). Derajat Anemia menurut WHO :
Derajat
WHO
Derajat 0 (nilai normal)            
Derajat 1 (ringan)
Derajat 2 (sedang)
Derajat 3 (berat)
Derajat 4 (mengancam jiwa)
≥11 g/dl
9.5-10.9 g/dl
8-8.4 g/dl
6.5-7.9 g/dl
<6 .5="" dl="" g="" span="">
















 2.2 Etiologi
      Anemia hanyalah suatu kumpulan gejala yang disebabkan oleh bermacam-macam penyebab. Pada dasarnya anemia disebabkan karena :
      2.2.1 Gangguan pembentukan eritrosit yang dapat terjadi karena:
a.       Perubahan sintesa Hb yang dapat menimbulkan anemia defisiensi Fe, Thalasemia, dan anemia infeksi kronik
b.      Perubahan sintesa DNA akibat kekurangan nutrien yang dapat menimbulkan anemia pernisiosa dan anemia asam folat
c.       Fungsi sel induk (stem sel) terganggu, sehingga dapat menimbulkan anemia aplastik dan leukemia
d.      Infiltrasi sumsum tulang, misalnya, karena karsinoma
      2.2.2 Kehilangan darah
a.       Akut karena perdarahan atau trauma/kecelakaan yang terjadi secara mendadak
b.      Kronis  karena perdarahan pada saluran cerna atau menorhagia
      2.2.3 Meningkatnya pemecahan eritrosit (hemolisis). Hemolisis dapat terjadi karena:
a.       Faktor bawaan, misalnya : kekurangan enzim G6PD (untuk mencegah kerusakan eritrosit)
b.      Faktor yang didapat, yaitu adanya bahan yang dapat merusak eritrosit, misalnya ureum pada darah karena gangguan ginjal atau penggunaan obat acetosal
      2.2.4 Bahan baku untuk pembentuk eritrosit tidak ada. Bahan baku yang dimaksud adalah  protein, asam folat, vitamin B12, dan mineral Fe (Nursalam, 2005:124).

   2.3 Klasifikasi
      2.3.1 Anemia Pascaperdarahan
Terjadi sebagai akibat perdarahan yang masif seperti kecelakaan, operasi dan persalinan dengan perdarahan, atau perdarahan yang menahun seperti pada penyakit cacingan. Akibat kehilangan darah  yang cepat, terjadi refleks kardiovaskuler yang fisiologis berupa konstraksi arteriol, pengurangan aliran darah atau komponennya ke organ tubuh yang kurang vital (anggota gerak, ginjal, dan sebagainya) dan penambahan aliran darah ke organ vital (otak dan jantung). Kehilangan darah yang  mendadak lebih berbahaya dibandingkan dengan kehilangan darah dalam waktu lama.
Gejala yang timbul tergantung dari cepat dan banyaknya darah yang hilang dan apakah tubuh masih dapat mengadakan kompensasi. Kehilangan darah sebanyak 12-15 % akan memperlihatkan gejala pucat, takikardia,  tekanan darah normal atau rendah. Kehilangan darah sebanyak 15-20 % akan mengakibatkan tekanan darah menurun dan dapat terjadi renjatan yang masih reversible pada organ vital otak dan jantung. Kehilangan yang lebih dari 20 % akan menimbulkan renjatan yang irreversible dengan angka kematian tinggi. (Ngastiyah, 2005 : 328) .

Nilai normal tanda-tanda vital berdasarkan usia pada anak
Usia
Nadi (kali/menit)
Tekanan Darah Sistolik (mmHg)
Pernapasan(kali/menit)
Baru Lahir (0-1 bulan)
120-160
50-70
40-60
Bayi (1 bulan -1 tahun)
100-160
70-95
30-60
Bawah tiga tahun(1-3 tahun)
90-150
80-100
24-40
Prasekolah (4-5 tahun)
80-140
80-100
22-34
Anak-anak (5- 12 tahun)
70-120)
80-110
18-30

Sumber : Marilyn Jackson dan Lee Jackson, 2009, Seri Panduan Praktis Keperawatan Klinis hal 12. Jakarta: Erlangga



      2.3.2 Anemia Defisiensi Zat Besi ( Fe )
Merupakan anemia yang terjadi karena kekurangan zat besi yang merupakan bahan baku pembuat sel darah dan hemoglobin. Klasifikasi anemia defisiensi :
1.      Mikrositik hipokromik. Terjadi akibat kekurangan zat besi, piridoksin atau tembaga
2.      Makrositik normokromik (megaloblastik). Terjadi akibat kekurangan asam folat dan vitamin B12

Kekurangan zat besi ( Fe ) dapat disebabkan             berbagai hal, yaitu:

            2.3.2.1 asupan yang kurang mengandung zat besi terutama pada fase                             
                        pertumbuhan cepat.

2.3.2.2  penurunan reasorbsi karena kelainan pada usus atau karena anak banyak  mengkonsumsi teh (menurut penelitian, ternyata teh dapat menghambat reabsorbsi Fe)

2.3.2.3 kebutuhan yang meningkat, misalnya pada anak balita yang pertumbuhannya cepat sehingga memerlukan nutrisi yang lebih banyak.
             
Bayi prematur juga beresiko mengalami anemia defisiensi zat besi karena berkurangnya persediaan Fe pada masa fetus. Pada trimester akhir kehamilan, Fe ditransfer dari ibu ke fetus, kemudian di simpan di liver, lien, dan sumsum tulang belakang. Cadangan Fe ini hanya dapat digunakan untuk  memenuhi kebutuhan bayi sampai usia 5-6 bulan saja, bahkan pada bayi prematur cadangan tersebut cukup sampai usia 2-3 bulan. Jika kebutuhan Fe tidak dipasok dengan pemberian nutrisi yang cukup maka anak akan mengalami defisiensi Fe (Nursalam, 2005:125).





Sumber makanan yang mengandung Zat Besi
 No
Bahan Makanan
Zat Besi (mg/100 g)
1
Hati

6,0 sampai 14,0

2
Daging Sapi

2,0 sampai 4,3

3
Ikan

0,5 sampai 1,0

4
Telur Ayam

2,0 sampai 3,0

5
Kacang-kacangan

1,9 sampai 14,0

6
Tepung Gandum

1,5 sampai 7,0

7
Sayuran Hijau Daun

0,4 sampai 18,0

8
Umbi-umbian

0,3 sampai 2,0

9
Buah-buahan

0,2 Sampai 4,0

10
Beras

0,5 sampai 0,8

11
Susu Sapi
0,1 sampai 0,4
            Sumber : Davidson, dkk, 1973 dalam Husaini, 1989

      2.3.3 Anemia Hemolitik
Anemia hemolitik adalah anemia yang disebabkan karena terjadinya penghancuran sel darah merah (eritrosit) yang disebut dengan hemolisis dalam pembuluh darah sehingga umur eritrosit pendek. Umur eritrosit ialah 100-120 hari. Penyebab hemolitik dapat terjadi karena faktor kongenital atau bawaan dari lahir yaitu :
a.       kekurangan  enzim G6PD (Glucose-6-Phosphate-Dehidrogenase) Defisiensi G6PD  diturunkan secara dominan melalui kromosom X. Kelainan ini sering ditemukan pada bayi baru lahir yang ikhterus. Gunanya untuk mencegah kerusakan eritrosit.
b.      hemoglobinopati, hemoglobin orang dewasa normal terdiri dari HbA yang merupakan 98 % dari seluruh hemoglobin. HbA 2 tidak lebih dari 2 % dan HbF tidak lebih dari 3 %. Pada bayi baru lahir HbF merupakan bagian terbesar dari hemoglobin yaitu 95 %, kemudian pada perkembangan selanjutnya konsentrasi HbF akan menurun sehingga pada umur 1 tahun telah mencapai keadaan normal. Pada kelainan hemoglobin ini terdapat 2 jenis ialah :
1.      Gangguan struktural pembentukan hemoglobin ( hemoglobin yang abnormal) seperti pada HbS, HbF, dan lainnya.
2.      Gangguan jumlah rantai hemoglobin. Seperti pada thalasemia (Ngastiyah, 2005 : 331).

2.3.4 Anemia Aplastik
      Anemia aplastik diakibatkan oleh karena rusaknya sumsum tulang. Gangguan berupa berkurangnya sel darah dalam darah tepi sebagai akibat terhentinya pembentukan sel hemopoetik dalam sumsum tulang. Aplasia dapat terjadi hanya pada satu, dua atau ketiga sistem hemopoetik (eritropoetik, granulopoetik, dan trombopoetik).
Aplasia yang hanya mengenai sistem eritropoetik disebut eritroblastopenia (anemia hipoplastik) ; yang mengenai sistem granulopoetik yang disebut agranulosistosis (penyakit Schultz) ; dan yang mengenai trombopoeitik disebut amegakariositik trombositopenik purpura (ATP). Bila mengenai ketiga sistem tersebut disebut panmieoloptisis atau lazimnya disebut anemia aplastik. (Ngastiyah, 2005:332)




Ada beberapa penyebab terjadinya anemia aplastik diantaranya:

2.3.4.1 Menurunnya jumlah sel induk yang merupakan bahan dasar sel darah,    penurunan sel induk bisa terjadi karena bawaan dalam arti tidak jelas penyebabnya ( idiopatik ), yang dialami oleh sekitar 50 % penderita. Salah satu faktor kongenital atau bawaan adalah sindrom Fanconi yang biasanya disertai kelainan bawaan lain seperti mikrosefali, strabismus, anomali jari, kelainan ginjal, dan sebagainya. Selain karena faktor bawaan, anemia aplastik dapat terjadi karena faktor didapat seperti dampak  bahan kimia : benzen, insektisida, senyawa As, Au, Pb, obat : Kloramfenikol, mesantoin (antikonvulsan), piribenzamin (antihistamin), santonin kalomel, obat sitostatika (myeleran, methrotrexate, TEM, vincristine, rubidomycine dan sebagainya),Radiasi : sinar rontgen, radioaktif,  Faktor individu : alergi terhadap obat, bahan kimia dan sebagainya , Infeksi, keganasan, gangguan endokrin dan sebagainya. Idiopatik, sering ditemukan.

        2.3.4.2 Lingkungan mikro, seperti radiasi dan kemoterapi yang lama dapat
                  mengakibatkan  sembab yang fibrinus dan infiltrasi sel.

  2.3.4.3 Penurunan poitin, sehingga yang berfungsi merangsang tumbuhnya sel-   sel   darah dalam sumsum tulang tidak ada.
  2.3.4.4 Adanya sel inhibitor (T.Limphosit) sehingga menekan/menghambat maturasi sel-sel induk pada sumsum tulang. (Nursalam, 2005: 127)
Prognosis anemia aplastik
1.      Sesuai dengan gambaran sumsum tulang
2.      Jika kadar HbF lebih dari 200 mg/dl, dan jumlah granulosit lebih dari 2000/mm3 menunjukkan prognosis yang lebih baik. (Ngastiyah, 2005:332)

Nilai normal sel darah pada anak 0-12 tahun

Jenis sel darah
Usia
Bayi Baru Lahir
1  Tahun
5 Tahun
8-12 Tahun
Eritrosit (juta/mikro lt)
5,9 (4,1-7,5)
4,6 (4,1-5,1)
4,7 (4,2-5,2)
5 (4,5-5,4)
Hb (gr/dl)
19 (14-24)
12 (11-15)
13,5 (12,5-15)
14 (13-15,5)
Leukosit (per mikro lt)
17.000 (8-38)
10.000 (5-15)
8.000 (5-13)
8000 (5-12)
Trombosit (per mikri lt)
200.000
260.000
260.000
260.000
Hematokrit (%)
54
36
38
40
Sumber : Essential of pediatrics Nursing, Wong (2000)

2.4 Patofisiologi





















2.5 Gejala  Klinik

      2.5.1 Manifestasi klinis  pada anemia:
2.5.1.1 Anemia pasca perdarahan
a.       Pucat
b.      Transpirasi
c.       Takikardi
d.      Tekanan darah menurun
e.       syock
2.5.1.2 Anemia Defisiensi zat Besi (Fe):
a.       Lemas,
b.      pucat yang tampak pada daerah mukosa bibir, faring, telapak tangan, dasar kuku, konjungtiva okuler berwarna kebiruan atau putih mutiara (pearly white),
c.        cepat lelah,
d.      sakit kepala,   
e.       Papil    lidah atrofi : lidah tampak pucat, licin, mengkilat, merah, meradang dan sakit,
f.       Jantung agak membesar dan terdengar murmur sistolik,
g.      Tidak ada pembesaran limfa dan hepar
h.      Pada anak MEP dengan cacingan (ankilostomiasis) akan terlihat perutnya buncit yang disebut potbellt dan dapat edema.
i.      Pada anak MEP berat dapat ditemukan hepatomegali dan diatesis hemoragic.
2.5.2.3            Anemia hemolitik:
a.    Limpa membesar
b.    Kelainan tulang rangka akibat hiperplasia sumsum tulang
2.5.2.4     Anemia aplastik
a.    Hb menurun
b.    Hematokrit menurun
c.    Eritrosit menurun
d.   Pucat
e.    Sesak napas
f.     Anoreksia
g.    Tidak ditemukan ikhterus
h.    Tidak ditemukan pembesaran limfa, hepar, maupun kelenjar getah bening
i.      Peningkatan suhu tubuh
j.      Limfositosis (Ngastiyah, 2005:330)
   2.6 Pemeriksaan Penunjang
            Uji Laboratorium dan Diagnostik
2.6.1    Anemia aplastik
a.    Hitung darah lengkap disertai diferensial-anemia makrositik; penurunan granulosit, monosit, dan limfosit
b.    Jumlah trombosit-menurun
c.    Jumlah retikulosit-menurun
d.   Aspirasi dan biopsi sumsum tulang-hiposeluler
e.    Elektroforesis hemoglobin-kadar hemoglobin janin meningkat
f.     Titer antigen sel darah merah-naik
g.    Uji gula air-positif
h.    Uji Ham-positif
i.      Kadar folat dan B12 serum-normal atau meningkat
j.      Uji kerusakan kromosom- positif untuk anemia Fanconi
(Keperawatan Pediatri, 2002 : 10)

      2.6.2  Anemia Defisiensi Zat Besi
a.    Kadar Porfirin eritrosit bebas-meningkat
b.    Konsentrasi besi serum-menurun
c.    Saturasi transferin-menurun
d.   Konsentrasi feritin serum-menurun
e.    Hemoglobin-menurun
f.     Rasio hemoglobin-porfirin eritrosit-lebih dari 2,8 µg/g adalah diagnostik untuk defisiensi besi
g.    Mean corpuscle volume (MCV) dan Mean corpuscle hemoglobin concentration (MCHC)-menurun, menyebabkan anemia hipokrom mikrositik ata sel-sel darah merah yang kecil-kecil dan pucat (Keperawatan Pediatri, 2002:265)

  2.7 Komplikasi

2.7.1 Anemia aplastik
a.    Sepsis
b.    Sensitisasi terhadap antigen donor yang bereaksi silang menyebabkan perdarahan yang tidak terkendali
c.    Cangkokan vs penyakit hospes (timbul setelah pencangkokan sumsum tulang)
d.   Kegagalan cangkok sumsum (terjadi setelah transplantasi sumsum tulang)
e.    Leukemia mielogen akut-berhubungan dengan anemia Fanconi
      2.7.2 Anemia  Defisiensi Zat Besi
a.    Perkembangan otot buruk (jangka panjang)
b.    Daya konsentrasi menurun
c.    Hasil uji perkembangan menurun
d.   Kemampuan mengolah informasi yang didengar menurun

2.8 Penatalaksanaan Medis
   2.8.1 Anemia pascaperdarahan
            Dengan memberikan transfusi darah. Pilihan kedua plasma (plasma expanders atau plasma substitute). Dalam keadaan darurat diberikan cairan intravena dengan cairan infus apa saja yang tersedia (Ngastiyah, 2005:329).

   2.8.2 Anemia Defesiensi zat besi
            Untuk pengobatan ditujukan pada pencegahan dan intervensi. Pencegahan tersebut mencakup menganjurkan ibu-ibu untuk memberikan ASI, makan makanan kaya zat besi. Terapi untuk mengatasi anemia defesiensi zat besi terdiri dari program pengobatan berikut. Zat besi diberikan per oral (po) dalam dosis 2-3 mg/kg unsur besi. Semua bentuk zat besi sama efektifnya  (fero sulfat, fero fumarat, fero suksinat, fero glukonat. Vitamin C harus diberikan bersama dengan besi (vitamin C meningkatkan absorbsi besi). Zat besi paling baik diserap bila diminum 1 jam sebelum makan. Terapi besi hendaknya diberikan sekurang-kurangnya selama 6 minggu setelah anemia dikoreksi untuk mengisi kembali cadangan besi. Zat besi yang disuntikkan jarang dipakai lagi kecuali terdapat penyakit malabsorbsi usus halus (Keperawatan Pediatri, 2002 : 266 ).

 2.8.3 Anemia hemolitik
a.    Prednison dan testesteron. Prednison, dosis 2-5 mg/kgBB/hari per oral; testosteron dengan dosis 1-2 mg/kgBB/hari secara perenteral.  Akhir-akhir ini testosteron  diganti dengan oksimetolon yang mempunyai daya anabolik dan meransang sistem hemopoeitik lebih kuat; dosis diberikan 1-2 mg/kgBB/hari per oral. Hendaknya memperhatikan fungsi hati.Pengobatan dapat berlansung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Jika terdapat remisi dosis dikurangi separuhnya dan jumlah sel darah diawasi setiap minggu. Bila kemudian  terjadi relaps, dosis obat harus diberikan penuh lagi.
b.    Transfusi darah. Diberikan jika diperlukan saja, karena pemberian transfusi darah terlampau sering akan menimbulkan depresi sumsum tulang atau akan menimbulkan reaksi hemolitik sebagai akibat dibentuknya antibodi terhadap sel-sel darah tersebut.
c.    Pengobatan terhadap infeksi sekunder. Untuk mencegah infeksi, sebaiknya anak diisolasi dalam ruangan yang suci hama. Pemberian obat antibiotika dipilih yang ridak menyebabkan depresi sumsum tulang. Kloramfenikol tidak boleh diberikan.
d.    Makanan. Makanan umumnya diberikan dalam bentuk lunak. Bila terpaksa diberikan melalui pipa lambung harus hati-hati karena dapat menimbulkan luka/perdarahan  pada waktu memasukkan pipanya.
e.    Istirahat. Untuk mencegah perdarahan terutama pada otak. Untuk mencegah perdarahan terutama pada otak (Ngastiyah, 2005:333).
 2.8.4 Anemia aplastik
            Pilihan utama pengobatan anemia aplastik adalah transplantasi sumsum tulang dengan donor saudara kandung, yang antigen limfosit manusianya (HLA) sesuai. Pada lebih 70 % kasus tidak ada kesesuaian dari saudara kandung. Akan tetapi, terdapat kemungkinan  kesesuaian yang makin besar antara orang tua dan anaknya yang menderita anemia aplastik. Jika ingin melakukan transplantasi sumsum tulang, pemeriksaan HLA keluarga harus segera dilakukan dan produk darah harus sedikit mungkin digunakan untuk menghindari terjadinya sensitisasi. Untuk menghindari sensitisasi, darah hendaknya juga jangan didonasi oleh keluarga anak. Produk darah harus selalu diradiasi dan disaring untuk menghilangkan sel-sel darah putih yang ada, sebelum diberikan pada anak yang menjadi calon penerimatransplantasi sumsum tulang.
           Imunoterapi dengan globulin antitimosit (ATG) atau globulin antilimfosit (ALG) adalah terapi primer bagi anak yang bukan calon untuk transplantasi sumsum tulang. Anak itu akan berespon dalam 3 bulan atau tidak sama sekali terhadap terapi ini. Siklosporin A juga merupakan imunosupresan efektif yang dapat dipakai dalam pengobatan anemia aplastik. Androgen jarang dipakai kecuali tidak ada obat lain tersedia.
         Terapi penunjang mencakup pemakaian antibiotika dan pemberian produk darah. Antibiotika dipakai untuk mengatasi demam dan neutropenia ; antibiotika profilaktif tidak diindikasikan untuk anak yang asimptomatik. Produk darah yang dapat diberikan adalah sebagai berikut :
1.      Trombosit- untuk mempertahankan jumlah trombosit diatas 20.000 per mm3. Pakai feresis trombosit donor tunggal untuk menurunkan jumlah antigen limfosit manusia yang terpajan pada anak itu.
2.      Packed red blood cells- untuk mempertahankan kadar hemoglobin di atas g/dl (anemia kronik sering ditoleransi dengan baik). Untuk jangka panjang, pakai deferoksamin sebagai agens pengikat ion logam untuk mencegah komplikasi kelebihan besi.
3.      Granulosit-ditransfusi ke pasien yang menderita sepsis gram negatif
( Keperawatan pediatri, 2002: 11)

program terapi , prinsipnya:
1)      Tergantung pada berat ringannya anemi , etiologi , akut atau kronik.
2)      Tidak selalu berupa transfuse darah.
3)      Menghilangkan penyebab dan mengurangi gejala.


BAB III
ASUHAN KEPERAWATAN
3.1 Pengkajian
Pada pengkajian ini penulis tidak membahas secara khusus asuhan untuk masing masing jenis anemia. Untuk itu akan dikaji  data focus yang umum nya sering terjadi pada bayi dan balita yang mengalami anemia terutama defisiensi.
1. Usia
Anak yang mengalami defisiensi fe biasanya berusia antara 6-24 bulan dan pada masa pubertas. Pada usia tersebut kebutuhan fe cukup tinggi , karena digunakan untuk perubahan yang terjadi relative cepat dibandingkan dengan periode pertumbuhan lainnya (wong, 1991).
2. Pucat
1). Pada anemia pasca perdarahan , kehilangan darah sekitar 12-15% akan menyebabkan pucat dan takikardi. Kehilangan darah yang cepat dapat menimbulkan reflek cardiovaskuler secara fisiologis berupa kontraksi arterial,  penambahan aliran darah ke organ vital , dan pengurangan aliran darah yang kurang vital , seperti ekstremitas.
2). Pada defisiensi zat besi maupun asam folat (pernisiosa ), pucat terjadi karena tidak tercukupinya bahan baku pembuat sel darah maupun bahan esensial untuk pematangan sel, dalam hal ini zat besi dan asam folat.
3) Anemia hemolistik terjadi karena penghancuran sel darah merah sebelum waktunya secara normal , sel darah merah akan hancur dalam waktu 120 hari , untuk selanjutnya membentuk sel darah baru.
4).Anemia aplastik , pucat terjadi karena terhentinya pembentukan sel darah pada sumsum tulang. Hal ini terjadi karena sumsum tulang mengalami kerusakan.
Warna pucat pada kulit ini dialami oleh hampir semua anak yang anemia. Warna pucat ini terletak pada telapak tangan , dasar kuku , konjungtiva , dan pada mukosa bibir. Cara yang sederhana adalah dengan membandingkan telapak tangan anak dengan telapak tangan petugas atau orang tua. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa telapak tangan pembanding haruslah normal.
3. Mudah lelah/lemah
Berkurangnya kadar oksigen dalam tubuh mengakibatkan keterbatasan energi yang dihasilkan oleh tubuh, sehingga anak kelihatan lesu , kurang bergairah , dan mudah lelah. Oksigen yang terikat dengan Hb pada sel darah merah mempunyai salah satu fungsi untuk aktivitas tubuh.
4. Pusing kepala
Pusing kepala pada anak anemia disebabkan karena pasokan atau aliran darah ke otak berkurang.
5. Nafas pendek
Rendahnya kadar Hb akan menurunkan kadar oksigen , karena Hb merupakan pembawa oksigen. Oleh karena itu , sebagai kompensasi atas kekurangan oksigen tersebut , pernafasan menjadi lebih cepat dan pendek .
6. Nadi cepat
Peningkatan denyut nadi sering terjadi terutama pada perdarahan mendadak yang merupakan kompensasi dari reflek kardiovaskuler. Kompensasi peningkatan denyut nadi ini terjadi untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh.
7. Gangguan eliminasi urine  kadang –kadang terjadi penurunan produksi urine
Adanya perdarahan yang hebat dapat menurunkan aliran darah ke ginjal sehingga merangsang hormone renin angiotensin active untuk menahan garam dan air sebagai kompensasi anak untuk memperbaiki perfusi dengan manifestasi penurunan produksi urine.
8. Gangguan pada sistem saraf
Anemia defisiensi vitamin B12 dapat menimbulkan gangguan pada system saraf sehingga timbul keluhan seperti kesemutan (Gringginen), ekskremitas lemah , spastisitas , dan gangguan melangkah.
9. Gangguan saluran cerna
Pada anemia yang berat , sering timbul karena nyeri perut , mual, muntah, dan penurunan nafsu makan (anoreksia).
10. Pika
Merupakan suatu keadaan yang berulang karena anak makan zat yang tidak bergizi tanpa gangguan jiwa atau fisik. Sering terjadi pada anak berusia 1-4  tahun yang kurang zat gizi , anak terlantar , anak yang mengalami retardasi mental , dan kurang pengawasan. Zat yang sering dimakan misalnya zat kapur, kertas, dan lain-lain. Pika akan menghilang , bila anak mendapat perhatian dan kasih sayang yang cukup atau sudah teratasi masalah anemianya.
11. Iritable (cengeng , rewel , aau mudah tersinggung )
Kasus ini sering terjadi pada anemia defisiensi besi, walaupun anak tersebut telah terpenuhi kebutuhan  seperrti minum dan makan , tetapi anak tetap rewel. Apabila sebelumnya anak rewel kemudian setelah diberi minum atau makan menjadi diam ,  maka hal ini tidak termasuk cengeng (Iritable).
12. Suhu tubuh meningkat
Diduga terjadi sebagai akibat dari dikeluarkan leukosit dari jaringan iskemik (jaringan yang mati akibat kekurangan oksigen).
3.2    Diagnosa Keperawatan
a.    Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan ketidakadekuatan masukan besi yang dilaporkan; kurang pengetahuan mengenai makanan yang diperkaya dengan besi.
b.    Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelemahan umum, penurunan pengiriman oksigen ke jaringan
c.    Ansietas/takut berhubungan dengan prosedur diagnostik/transfusi



BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
 Anemia adalah berkurangnya jumlah eritrosit serta jumlah hemoglobin dalam 1 mm3 darah atau berkurangnya volume sel yang didapatkan (packed red cells volume) dalam 100 ml darah (Ngastia,2005:359).Anemia disebabkan karena hemolisis (eritrosit mudah rusak), Perdarahan, Penekanan sumsum tulang (misalnya, kanker), Defisiensi nutrisi (anemia gizi), termasuk kekurangan zat besi, asam folat,vitamin C. Jenis anemia adalah anemia pascaperdarahan, anemia aplastik, anemia megaloblastik, anemia, anemia defisiensi zat besi. Penanganan yang dilakukan orang tua terhadap anak yang menderita anemia adalah memberikan makanan yang banyak mengandung sumber zat besi, antara lain daging legum, kacang, gandum, sereal bayi yang diperkaya dengan besi dan sereal kering. Sementara itu pada anak-anak yang menderita anemia berat, orang tua harus segera membawa anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis selanjutnya.
4.2 Saran
 Dengan memiliki pengetahuan mengenai  konsep anemia diharapkan orang tua dapat memberikan makanan yang banyak mengandung sumber zat besi pada anak antara lain daging legum, kacang, gandum, sereal bayi yang diperkaya dengan besi dan sereal kering untuk mencukupi kebutuhan zat besi anak.
Diharapkan tenaga kesehatan terutama perawat dapat memberikan asuhan keperawatan yang profesional pada anak yang menderita anemia sehingga kasus anemia berkurang pada anak-anak





Daftar Pustaka
Aziz Alimul Hidayat, 2009, Pengantar Ilmu Keperawatan Anak, Salemba Medika. Jakarta
Cecily, Linda A.2002.Buku Saku Keperawatan Pediatri Edisi 3.Jakarta:EGC
FKUI 1997, Ilmu Kesehatan Anak Volume I, EGC. Jakarta
Nelson 2000, Ilmu Kesehatan Anak, EGC. Jakarta
Ngastiah 1997, Ilmu Keperawatan Anak, EGC. Jakarta
Ngastiah, 2005, Perawatan Anak Sakit, EGC. Jakarta
Nursalam, 2005, Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak (Untuk Perawat dan Bidan), Salemba Medika. Jakarta
Wong, Donna L. 2002. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik, Ed. 6, Vol. 1. Jakarta : EGC.
Wong, Donna L. 2003. Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC




Rabu, 11 April 2012

my self,,,forward,,:)


CARA CERDAS MEMAHAMI KARAKTER ORANG LAIN

By: latipa




Dalam kehidupan sehari-hari, sebagai makhluk sosial kita selalu berhubungan dengan orang banyak; entah itu kawan, lawan, pasangan hidup atau bahkan orang yang tidak kita kenal sama sekali. Dalam konteks tertentu kita sering kali dituntut untuk dengan cepat memahami atau paling tidak memiliki gambaran sekilas karakter orang tersebut, terutama orang yang baru kita kenal. Tetapi bagaimana caranya?

Nah… berikut ini ada beberapa tips untuk memahami karakter orang lain. Jangan tanyakan dulu akurasinya, sebab tips ini saya dapatkan secara tidak sengaja dari beberapa lembar naskah berbahasa Arab (sepertinya rubrik dalam majalah populer di Mesir). Karena judulnya menarik lalu saya terjemahkan sekilas. Mohon maaf jika terjemahannya kurang lugas, tetapi paling tidak dapat kita jadikan sebagai salah satu pertimbangan dalam memahami karakter atau pribadi orang lain. Ok…silahkan membaca:



MENYINGKAP PRIBADI DI BALIK ES KRIM:



ES KRIM COKLAT



Jika anda menyukai es krim dengan campuran coklat, berarti anda cenderung memiliki pribadi yang gesit, inovatif, atraktif dan menyukai kehidupan glamour. Anda dapat menghipnotis orang-orang sekitar anda dengan daya tarik dan gaya hidup. Anda lebih suka berteman daripada mengisolasi diri untuk berfikir dalam hidup. Anda lebih mengutamakan menjalin relasi harmonis dan banyak menuntut perhatian dari pihak lain.



ES KRIM COKLAT DENGAN CAMPURAN MINYAK NABATI



Sebagaimana penggemar coklat nabati, anda sangat ambisius dan percaya diri. Anda juga memperhatikan kehidupan realistis dan berorientasi masa depan. Anda membutuhkan langkan riil untuk merasa aman. Jika suatu ketika orang yang menjadi rival anda ternyata salah satu orang yang penting dalam hidup anda dan merupakan unsur kesatuan dalam hubungan anda, dengan keikhlasan, sifat amanah dan rasa percaya diri anda, maka anda lebih mengutamakan persahabatan yang langgeng dan hubungan kekeluargaan yang kokoh.



ES KRIM BANANA



Anda selayaknya penggemar es krim banana, memiliki karakter istimewa serta menjaga keseimbangan perilaku. Anda orang sosial dan tertarik pada organisasi-organisasi serta interaksi-interaksi sosial. Dalam dunia bisnis anda cenderung memiliki banyak pesaing, tetapi tetap fokus pada sasaran. Anda sangat sensitif dan lebih mengutamakan sportifitas daripada motif keuntungan materi.



ES KRIM GRANULA



Kegemaran anda pada granula menunjukkan bahwa anda layaknya pribadi pendidik. Banyak pertimbangan sebelum mengambil keputusan dan sering mengikuti orang-orang yang menjadi atasan. Anda lebih senang bekerja jauh dari keluarga dan mengabaikan koalisi. Dalam menjalin hubungan anda sangat takut dan berhati-hati, tidak percaya cinta pada pandangan pertama, hanya untuk sekedar menjalin hubungan yang suci.



ES KRIM VANILA



Jika anda menyukai vanila, maka anda adalah orang yang suka tantangan dan lebih percaya pada insting daripada perkataan orang lain. Anda penganut, penjelajah dan identik dengan hal-hal beresiko tinggi untuk diri anda sendiri. Anda selalu tertantang untuk melampauinya. Dari sisi asmara, anda lebih berpegang pada hubungan romantis yang aman dan dapat merealisasikan kebutuhan anda di sela-sela kesibukan, seperti merealisasikan persiapan masa depan.



***







KENALI KEPRIBADIAN ANDA DARI BUKU-BUKU

YANG ANDA BACA



Anda yang suka pada cerita-cerita populer memiliki karakter riang dan menyenangkan, mengikuti gaya hidup yang berlaku dan “cuek” pada berbagai masalah.

Anda yang senang pada buku-buku politik: memiliki karakter tegas dan senang ketenaran, mandiri dan menyukai tantangan, melebihi ketertarikan anda pada realitas dan tidak suka meniru orang lain dalam menjalin interaksi sosial.

Anda yang menyukai buku-buku sejarah: sangat mengidolakan masa lalu dan memiliki ingatan serta kecintaan untuk mengambil pelajaran dan nasihat dari masa lalu itu. Dia adalah pribadi yang banyak mengikuti lebih dari pada berwawasan ke depan dalam hidupnya, demikian pula suka melihat setiap hikmah sebelum mengambil suatu keputusan.

Anda yang menyukai buku-buku klasik: hampir serupa dengan karakter sebelumnya, yaitu orang yang menyukai buku-buku sejarah, hanya saja dia memiliki kecenderungan lebih untuk merealisasikan sifat sesuatu yang dia hadapi serta berpegang pada etika dan budi pekerti yang terpuji.

Anda yang menggemari buku-buku Biografi: memiliki karakter suka pamer dan sangat sombong di hadapan orang seolah-olah seperti orang yang ua baca dalam buku itu.

Anda yang menyukai buku-buku tanaman: berkarakter suka kedamaian, menjauhi ikut campur dalam urusan kehidupan yang berat atau bahaya.

Anda yang cenderung pada buku-buku sya’ir: memiliki karakter senang pada lukisan dan burung serta hewan-hewan lain. suka mengkritik puisi orang lain melebihi kesenangannya pada puisinya sendirikarena dia cepat merasa bangga dan senang.

***



KENALI KEPRIBADIAN TEMAN ANDA



Setiap orang memiliki gerakan yang khas yang menunjukkan karakternya … Dan dalam setiap gerakan tersebut memiliki arti yang dapat membantu anda memahami kepribadian orang di sekitar anda.Tetapi perlu diingat, mengamati gerakan adalah sesuatu yang mudah dan sangat terbuka kesempatan, namun pemahaman dan penafsiran gerakan-gerakan ini adalah hal lain.

Sebagai contoh, di tengah cuaca hujan misalnya… anda menjumpai seorang perempuan yang mengatupkan jemari telapak tangannya di depan data. Anda dapat mengartikan bahwa perempuan ini sedang gundah menanti kabar dan dia tidak tahu apakah kabar baik ataukah tidak… Dia ingin menenangkan hatinya dan seolah hatinya berkata: “Akan ada kabar baik dan tidak akan terjadi apa-apa”. Atau mungkin dalam hatinya dia berkata: “Aku harus yakin bahwa aku tidak sedang dalam kegelisahan…”

Di sudut lain di tengah hujan, anda mendapati seorang lelaki yang bersedekap menyilangkan tangan tanpa dilepas sedikitpun. Sedangkan kedua kakinya saling berkait dan kedua tangannya menggenggam… Gerakan lelaki tersebut yang demikian menunjukkan sikap yang gundah, seperti sedang menanti orang yang bepergian, atau mungkin dia merupakan seorang yang sedang dalam perjalanan yang tidak diyakini, akankah perjalanannya menuai keberhasilan atau tidak …

Jika anda meninggalkan perhatian pada orang-orang yang gundah tadi… anda mungkin mendapati tiga orang sedang menelephon… salah satunya berdiri dengan tubuh yang tegak dan terlihat tegang, memperhatikan orang di depannya tanpa lepas. Lelaki seperti itu memberikan pada anda ilustrasi bahwa dia sedang berbicara dengan salah satu rivalnya di seberang yang lain dari telephon…

Sedangkan lelaki kedua berdiri santai dan cara yang nyaman sambil menaruh berat tubuhnya di atas salah satu sisi badannya… dan di tengah-tengah pembicaraannya dia berpindah ke sisi lain, demikian terus bergantian antara dua sisi, bahkan menghembuskan nafas dalam dadanya. Lelaki itu sesekali terlihat memandang ke tanah dan menundukkan kepalanya seperti menolak beban dan bergumam: “ya… ya…” Lelaki berarti sedang dalam kondisi santai, tetapi dia juga merasa sesuatu yang lain terlihat dari arah pembicaraannya namun dia berusaha menyembunyikan yang sebenarnya… Barang kali yang lawan bicaranya adalah istrinya… atau kawan lamanya…

Sedangkan lelaki ketiga anda lihat sedang menyembunyikan kerut wajahnya dan membalikkan punggung… sementara badannya tersembunyi sehingga orang yang lewat tidak dapat melihatnya. Pundaknya yang memunggungi menyembunyikan wajahnya dari pengelihatan, sampai kepalanya condong ke salah satu arah. Dia juga menahan telephon dengan telapak tangannya… seperti sedang mendengar telephon yang berbicara sendiri… Orang seperti ini sepertinya sedang membicarakan sesuatu yang bersifat rahasia

.****



ARTI SENYUMAN



Sekarang kita beralih dari hujan ke senyuman… Terdapat beberapa jenis senyum yang populer…. Senyum yang sedang, lebar, melintang…dan senyum kecut.

· Senyum sedang… giginya tidak terlihat. Kita sering saksikan senyum ini jika seseorang tidak sedang bergabung dalam suatu yang sedang berlangsung… dia sedang tersenyum untuk dirinya sendiri saja….

· Senyuman lebar… sehingga gigi-gigi terlihat dengan jelas dan terbuka tertangkap oleh pandangan mata… senyuman ini pada umumnya senyum penyambutan di tengah pertemuan antara teman atau ketika orang tua bertemu dengan anaknya…

· Senyum yang melintang… anda melihatnya dalam bentuk yang umum di sela-sela pemandangan yang terhampar…Ia merupakan senyuman yang memiliki hubungan dengan tawa. Gigi yang atas dan bawah terbuka dan jelas terlihat… jarang-jarang terjadi dalam pandangan mata umum senyum ini.

· Senyum memanjang… senyum ini terjadi ketika kita hendak berbicara dengan hati-hati. Kedua bibir menutup gigi yang atas dan bawah… Senyum yang demikian tidak mengandung arti yang mendalam… Ia memang senyuman tetapi pada kenyataannya terasa hambar…

· Ada juga yang disebut dengan senyum kecut… hanya terlihat pada wajah gadis-gadis yang ketakutan.

· Ada juga senyum sambil jalan… Manusia pada umumnya memiliki sifat sesuai dengan perilaku ayam jantan… sebagian orang berjalan sempurna seperti ayam jantan yang terkadang sombong…

· Kita biasa menjumpai seorang yang berjalan cepat sambil berkacak tangan dan lengan baju terbuka… Orang demikian biasanya sedang berada di belakang urusan tertentu…

· Sedangkan orang yang berjalan sambil menyelipkan tangannya di saku celana… bahkan seandainya cuaca sedang panas lelaki ini tetap menyembunyikan tangannya… Yang seperti ini adalah orang yang suka meremehkan orang lain…

· Adapun lelaki yang berjalan sambil menyeret langkah kakinya, sementara kedua tangannya berada dalam saku celana, sesekali melihat ke atas atau menatap ke arah ia berjalan… Lelaki yang demikian sedang bersedih dan gundah…

· Sedangkan lelaki yang berjalan dengan langkah sangat lambat… kadang-kadang berhenti untuk menendang kerikil kecil yang dia temukan di jalan… sambil menunduk kecil untuk membalikkan selembar daun lalu ditinggalkan di atas tanah… berarti lelaki ini sedang sibuk berfikir dan konsentrasi memikirkan sesuatu….

· Ada lelaki yang berjalan sambil membusungkan dada… mengangkat dagunya… Menggerakkan kedua tangannya ketika sedang berjalan dalam sikap berlebihan, sementara kedua kakinya direnggangkan… langkahnya lebar… Lelaki demikian bangga pada dirinya dan sedikit terlena, lupa diri…



***





UNGKAP PENYAKIT ANDA DENGAN METODE MENGAMATI GARIS WAJAH ANDA!



Orang-orang China memiliki kelebihan dalam membaca garis wajah dan apa yang tergurat pada dua sisinya untuk mengetahui kondisi kesehatan, serta menentukan langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi sakit. Para tabib Cina sanyat meyakini bahwa wajah adalah cermin bagi tubuh. Dia laksana selembar kertas yang tertulis di atasnya rumus-rumus, jika diketahui orang yang dapat membacanya akan tampaklah kondisi kesehatan pemiliknya. Dunia belum mengenal metode pengobatan tersebut kecuali akhir-akhir ini setelah para peneliti mulai berusaha memperhatikan setiap hal yang langka. Tetapi pengobatan China yang dipercaya sejak semula lebih baik daripada seribu jenis obat tidak lahir kemarin sore, melainkan merujuk pada abad keenam Sebelum Masehi. Ia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bagian kehidupan yang sempurna.

Para tabib China berpendapat bahwa setiap yang tersirat di wajah berhubungan dengan anggota dalam melalui sirkuit saraf kekuatan. Karena itu ketika kekuatan ini mulai melemah akan berpengaruh pada anggota tubuh dengan rasa capek dan lesu, sehingga terlihat tanda-tanda di pori-pori wajah seperti belang kemerah-merahan atau bercak di bawah dua mata ataupun munculnya garis-garis keras, atau bibir yang kering dan pecah, dan semua itu menunjukkan pada tersumbatnya salah satu sirkuit saraf perasa.

Jika sebagian dokter di Barat menentang metode pengobatan ini, sejatinya mereka telah menggunakannya tanpa sepengetahuan mereka! Bukankah seorang dokter menggunakan (tanda) di dalam kelopak mata sisi bawah untuk mengecek kondisi darah? Bukankah sudah populer bahwa bercak yang menyebar di sekitar mata menunjukkan rendahnya cairan tubuh?

Dokter John Candevour, penulis buku “10 Hari Perenungan” mengatakan: “jika anda membahas berbagai gaya dalam mengobati problem-problem kulit, anda terkadang perlu banyak melihat di balik wajah”.

Karena itu, perhatikanlah sebagian tanda yang dapat menunjukkan kondisi kesehatan anda:



1- Tanda-tanda:

Kulit wajah berminyak, muncul garis-garis keras dan berkerut, kemerah-merahan di antara dua alis, kemerah-merahan dan bengkak di kelopak mata.

Indikasi: Penyakit dalam hati (liver)

Cara penyembuhan:

Usahakan kondisi hati terbebas dari lemak dan minyak. Mudahkan usahanya dengan cara mengurangi konsumsi anda akan minyak hewani dan susu serta keju, biji-bijian, gula dan minuman bersoda. Tingkatkan konsumsi anda pada sayur hijau karena ia adalah sumber penting bagi unsur Betakarotin yang dibutuhkan hati. Masaklah makanan dengan sempurna dan makanlah dua jam sebelum beranjak tidur. Orang-orang China beranggapan bahwa hati dapat dibebaskan dari lemak antara malam yang ke sebelas dan fajar yang ketiga. Karena itu, sebaiknya tidak membebaninya pada waktu-waktu akhir, usahakan agar anda bersabar karena tabib China berpendapat bahwa hati adalah tempaty persembunyian nyawa.



2- Tanda-tanda

Belang-belang di bawah kelopak mata

Indikasi: Ginjal bermasalah

Upaya Penyembuhan:

Buah pinggang berperan sebagai filter yang membersihkan darah dari kotoran dan mengembalikan kadar sel dalam tubuh. Adapun garam, kafein dapat merusak fungsi ini. Karena itu harus ditekan seminimal mungkin. Demikian juga wajib mengurangi makanan yang dingin dan es serta makanan-makanan yang dibakar, seperti roti panggang karena bisa menambah buruk kondisi. Konsumsilah makanan ringan dan agak hangat dan utamakan biji-bijian dan hijau-hijauan liar, maksudnya yang tumbuh dari dalam tanah. Tambahlah waktu tidur anda dan biarkan mata anda terpejam, karena ia merupakan pusat titik tekanan yang berhubungan dengan dua ginjal yang sedang terganggu fungsinya.



3- Tanda-tanda:

Bibir kering dan pecah-pecah serta warnanya kebiru-biruan

Indikasi: Penyakit dalam lambung

Penyembuhan:

Kurangi mengkonsumsi makanan mentah dan biji-bijian karena dapat membebani fungsi pencernaan dan terkadang menyebabkan munculnya semacam asam. Dan karenanya jauhi makan yang diproses dengan kasar serta makanan yang ditumbuk, karena ia memerlukan proses pencernaan yang berat. Gantilah dengan nasi kuning dana hijau-hijauan. Jangan lupa kunyahlah makanan anda dengan baik (20 kali setiap satu suap) dan jangan memaksakan aktivitas anda, tapi anda diperbolehkan melakukan aktivitas lain seperti membaca, berbicara atau menonton televisi.



4- Tanda-tanda

Bercak kebiru-biruan atau kehijau-hijauan di mata dekat dengan hidung

Indikasi: Gangguan pada pankreas

Penyembuhan:

Pankreas memiliki fungsi memisahkan insulin yang berperan menjaga kenormalan kadar gula dalam darah. Kurangi mengkonsumsi makanan berlemak dan yang dimasak serta dipanaskan berlebihan, karena ia dapat menghilangkan kestabilan gula. Gantilah dengan makanan hijau dan sari pati yang tidak cepat terbaka serta buah-buahan matang dan biji-bijian. Jangan sampai lupa sarapan dan usahakan memasukkan bij-bijian dengan sempurna serta mentega dengan sempurna pula. Terkadang melakukan tugas kecil dan terpisah-pisah lebih baik dari pada satu atau dua tugas yang besar karena dapat mencegah kestabilan kadar gula.



5- Tanda-tanda:

Warna kedua telinga lebih merah daripada wajah, kedua mata kabur dan dilingkari bercak kehitaman.

Indikasi: Pembengkakan Hormon Adrenalin

Penyembuhan:

Hormon Adrenalin berperang penting bagi sekian banyak jenis hormon. Kondisi kelelahan jiwa dan fisik dapat menyebabkan pembengkakan Andrenalin dalam bentuk yang kuat dan mempercepat kerusakan hati serta meningkatkan peredaran darah. Jalanilah hidup dengan santai. Pecahkan apa yang menyebabkan stress dan ambillah jalan pintas untuk menyelesaikannya. Yoga sangat membantu. Hindari mengkonsumsi minum kopi dan minuman bersoda yang banyak mengandung kafein karena dapat menambah pembengkakan Adrenalin.



6- Munculnya otot-otot kecil yang menonjol serta pipi kemerahan

Indikasi: Kerusakan saluran pernafasan

Penyembuhan:

Hentikanlah mengkonsumsi produk susu dan keju yang dapat menambah sakit dada. Konsumsilah nasi dan hijau-hijauan yang berdaun, suguhkan jahe hangat-hangat karena dapat meringankan penumpukan dahak. Hiruplah udara bersih sebisa mungkin dan tatalah tempat kerja anda senyaman mungkin serta tambahlah tumbuhan hijau di sekitar anda karena dapat meningkatkan kadar oksigen di udara. Usahakan untuk menyanyi sekali saja setiap hari untuk membuat rileks anda dan menghilangkan ketegangan anda.

Jumat, 09 Desember 2011

Jumat, 25 November 2011

motivasi n catatan kecil buat kedua orang tuaku

Catatan kecil buat kedua orang tua ku dan orang-orang yang selama ini menemaniku, mengajarkan banyak hal dan cara.Aku anak yang aneh,,serba aneh,,mungkin orang yang baru mengenal menganggap aku aneh,,memang betul persepsi mereka,,mereka pantas diacungkan jempol.
berawal dari mengerti artinya hidup, dari kedua orang tuaku, yang selama ini merawat ku,mengajarkan aku banyak hal, sehingga kalau disuruh menghitung aku tidak akan sanggup menghitungnya buat tetesan darah terakhir, sepanjang hayatku, sepanjang hidupku, selama aku masih hidup, always ada buat mereka.
Aku terlahir bukan sebagai anak pendiam dan juga bukan anak yang super heboh.Aku seorang yang serba biasa, yang penting mengerti akan rasa dan karsa yang sebenarnya.Banyak hal-hal yang mau diungkapkan, tapi hanya segelintir yg hanya akan aku sibak dalam catatan kecil ku yang penuh dengan arti makna hidup, tentang perasaan ku.Hari-hariku dhabiskan dengan kesibukan kecil yang membuatku terlena akan pekerjaan, tapi insyaallah masih tawazun dunia akhirat, syukur ku buat orang tua dan orang terdekatku.Dengan cepatnya waktu berlalu, ternyata tak terasa aku sudah dewasa, aku mengenal lingkungan dan bergaul dengan teman sebaya ku.Mereka membuat ku juga tau akan dunia luar, akan arti persahabatan, akan rasa memiliki, kasih sayang dan juga cinta suci.
Terima kasih buat mereka semua.terima kasih.Selama Allah masih berikan nyawa untuk aku bernapas, selama itu juga aku akan tetap hargai mereka.
Namu,,,Anda percaya dengan perubahan,,
latipa aini berbalik 1000....berputar arah,,,Aku tinggal aku,,tinggal nama,,tinggal tinta hitam yang dulunya putih,,suci belum ada goresan sedikitpun, mungkinkah karena aku selalu megutamakan perasaan, perasaan yang selalu tersakiti.Intinya sekarang aku mengenal lingkungan dengan amat bodoh, padahal aku masih bisa semangat, punya cita2, masih punya harapan, masa depan.
Buat kedua orang tuaku,,
Dosa ku besar, aku yang dititipkan, dinasehat buat menuntut ilmu,buat mereka, tapi apa yang aku perbuat, apa yang telah aku persembahkan, semua masih 0, sampai kapan semuanya akan kamu persembahkan tifa,,sekarang lah jawabannya,,tapi masih menunggu.Masih tidak pasti, usaha ku belum maksimal,padahal aku punya banyak dosa, tidak menjaga amanat mereka, hutangku banyak, hutang budi, hutang kata, hutang tingkah, semua salahku.Aku kurang teliti dalam setiap langkah hidup, aku kurang memaknainya, dan inilah akibatnya.Apa pantas aku meneteskan air mata hingga berubah jadi darah kematian, apa pantas??????pertanyaan besar yg sudah tentu pasti jawabannya, ANDA SALAH TIFA, ANDA TERKALAHKAN OLEH MASALAH BERLARUT.
Hari ini adalah hari yang bahagia, kebahagiaan akan terasa lebih lengkap jika dikelilingi orang-orang yang kita cintai, berbicara tentang cinta, ada beberapa orang yg tentunya tidak akan diragukan lagi ketulusan cintanya dan tidak akan pernah melepaskan cinta mereka buat kita yaitu keluarga terutama orang tua, bahagia ku surga mereka, dan pilu ku pilu mereka.Aku hidup, dan pandangan ku buat orang tuaku, 2 orang yang sangat ku hargai, ku hormati.Seiring dengan langkah terpikir dalam benakku terhadap apa yang selama mereka berikan padaku.Ibu yang sudah mengandung ku hingga 9 bulan, dia mempertaruhkan nyawanya hingga aku terlahir d dunia. Ayah yang telah mendidikku, dia juga la yang bekerja banting tulang,ikhlas mengeluarkan keringatnya, agar aku dapat menikmati hidup, detik demi detik, hari demi hari, bahkan tahun demi tahun.Apa kah yang dapat aku lakukan untuk membalas mereka, sering aku tutup kuping tak mau mendengar nasihat mereka,sering banget aku bohong untuk kepuasanku, dan bahkan sering aku mengeluarkan kata2 kasar yg g’ pantas mereka dengar dari bibirku,,dasar cerewet,,tapi, apa mereka memendap rasa dendam terhadap ku,,tidak,tidak sama sekali,mereka dapat tulus dalam memaafkan kesalahanku, mereka tetap menyayangiku hingga setiap hembusan napas mereka, bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap doa2 mereka hingga aku menjadi sekarang ini, ya Tuhan betapa durhakanya aku,tak sadarkah aku bahwa mereka orang yang sangat berarti dalam setiap langkahku.langkah2 ku terhenti di hadapan mereka, dan ku pandangi mereka inchi demi inchi, badan yang dulu tegap, kekar kini mulai membungkuk, rambut yang dulunya hitam kini memutih, dan kulit mereka yang dulunya kencang kini mulai keriput.ku tatap mata mereka yang berbinar dan mulai meneteskan air mata haru, ku ingin cium mereka, kuingin peluk mereka, aku belum berikan yang terbaik,,,tapi AKU AKAN BERUBAH JADI ANAK TAU JASA,,tunggulah,,tunggu,,akan aku persembahkan semua buat orang tua dan orang yang selama ini berada dalam hati maupun jiwa ku.

Sabtu, 30 Oktober 2010

WELCOME TO MY BLOG